Peneliti tidak tahu kapan boleh menggunakan AI dan kapan tidak — sehingga menggunakannya tanpa kendali atau menghindarinya sama sekali.
Manusia menginject konteks, AI merespons cepat, manusia mendiagnosis hasilnya, manusia menyempurnakan output. Tidak ada fase yang boleh dilewati.
Tahapan iRDR™
1. Inject — Peneliti menginjeksikan konteks yang kaya: pertanyaan riset, data lapangan, referensi kunci. AI tidak bergerak tanpa input berkualitas dari manusia.
2. Rapid — AI menghasilkan output cepat: draf, rangkuman, analisis awal. Ini bukan hasil akhir — ini bahan mentah yang belum diverifikasi.
3. Diagnose — Peneliti mengaudit output AI secara kritis: validitas referensi, konsistensi logika, kesesuaian konteks. Tahap ini adalah tahap paling manusiawi dalam seluruh siklus.
4. Refine — Peneliti menyempurnakan, mengoreksi, dan menambahkan lapisan pikiran orisinal. Output akhir adalah milik peneliti, bukan milik mesin.
Hubungan dengan Framework Lain
iRDR™ adalah kerangka operasional utama — tulang punggung kolaborasi manusia-AI. RAG™ mendukung fase Inject dengan validasi sumber. Dignity Check™ beroperasi di fase Diagnose dan Refine sebagai gate integritas akhir.